Perekonomian dunia pada tahun 2020 mengalami penurunan yang signifikan hampir pada seluruh sektor bisnis karena adanya pandemi Covid-19. Bisnis makanan dan minuman merupakan salah satu sektor yang dipaksa untuk beradaptasi dan berinovasi agar dapat survive pada kondisi sulit dari penurunan ekonomi tersebut. Pembatasan sosial dan himbauan untuk mengurangi aktivitas di luar ruangan dari pemerintah membuat para pemilik bisnis makanan dan minuman mengubah strategi marketing mereka menjadi berbasis online menggunakan media sosial di mana beberapa diantaranya memanfaatkan jasa digital agency Jakarta untuk mendapatkan strategi yang tepat guna.

Media sosial merupakan sebuah komunitas yang besar dengan proses penyebaran informasi yang sangat luas dan cepat. Hal tersebut menjadi salah satu keuntungan dari pemakaian media sosial atau platform online lainnya untuk mempromosikan bisnis. Dengan menggunakan media sosial, pemilik bisnis dapat beradaptasi terhadap pengurangan aktivitas luar ruangan dengan melakukan pemesanan online. Pemilik bisnis juga bisa mendapatkan masukan secara langsung dari pelanggan menggunakan sistem feedback online. Dengan memanfaatkan kecepatan penyebaran informasi yang ada di media sosial, pemilik bisnis juga bisa mendorong strategi marketing dan brand awareness serta memperluas jangkauan mereka. Saat ini, penggunaan media sosial sebagai media promosi efektif dan efisien untuk dapat mempercepat pertumbuhan bisnis makanan dan minuman.

Menurut data dari Facebook mengenai “Digital Commerce for Restaurant”, terdapat tiga tahapan dari pembelian produk makanan dan minuman yang dilakukan oleh pelanggan: penemuan, pembelian, dan loyalitas. Penemuan merupakan tahap adanya awareness akan produk makanan Anda dan mempromosikannya sehingga pelanggan dapat membeli dan mengetahuinya secara online. Pembelian merupakan tahap dimana pelanggan melakukan pembelian terhadap produk makanan. Loyalitas merupakan tahap yang dapat meningkatkan loyalitas sebuah brand dengan menyediakan nilai secara personal.

Terdapat beberapa hal yang perlu diketahui dalam menggunakan media sosial sebagai media promosi yang efektif:

  • Pelanggan menyukai makanan dan minuman dengan nilai yang lebih dari sekadar pemenuh lapar. Selain meminta pelanggan untuk membeli produk kita, pemilik bisnis harus memberikan informasi lebih lanjut mengenai nilai lebih dari produk untuk meningkatkan kepercayaan pelanggan akan produk sehingga mereka melakukan pembelian ulang.
  • Mengunggah berbagai macam konten dengan topik yang bervariatif secara konsisten. Mengunggah secara konsisten dapat membantu mendapatkan jangkauan yang lebih luas di media sosial. Gunakan design yang menarik serta poin yang menggambarkan brand secara khusus agar mudah dikenali.
  • Pelanggan sangat mempercayai ulasan dari para food bloggers di media sosial. Setiap pelanggan perlu untuk diberi keyakinan sebelum mereka memutuskan untuk membeli suatu produk melalui media sosial. Bisnis makanan dan minuman dapat bekerja sama dengan para food bloggers dan influencers yang memiliki jumlah followers yang sesuai dengan target market.
  • Manfaatkan layanan iklan pada media sosial. Iklan pada media sosial dapat membantu menargetkan calon pelanggan serta memperluas jangkauan iklan.

Sejak bisnis makanan dan minuman memutuskan untuk menggunakan media sosial sebagai media promosi mereka, menentukan media sosial yang tepat merupakan hal yang krusial. Data dari Facebook menunjukkan, terdapat 83% pelanggan menentukan akan makan dimana.

Riset serta pengembangan yang baik juga sangat diperlukan dalam proses menentukan media sosial mana yang tepat. Apabila produk menjadi viral, riset lanjutan tetap harus dilaksanakan agar dapat menggunakan media dengan efektif dan menyasar target yang tepat.

Penulis: Febrilia Endah Kurniawati (Digital Media Specialist)