Seiring dengan meningkatnya popularitas dan penggunaan smartphone dalam kehidupan masyarakat, mereka juga membutuhkan aplikasi untuk memenuhi kebutuhan mereka yang berubah terus menerus. Mereka membutuhkan aplikasi untuk alasan yang beragam, seperti untuk berbelanja, bermain games, berita dan informasi, terhubung dengan media sosial, dan lainnya. Untuk mengabulkan semua keinginan tersebut, perusahaan menawarkan aplikasi peningkatan pelayanan untuk mengetahui teknologi yang tepat untuk mengembangkan aplikasi mobile yang unik. Disini, kami membuat perbandingan dari beberapa aplikasi terkenal dan teknologi mobile development terkini dengan kelebihan dan kekurangannya.

  1. Native

    Aplikasi native bertujuan untuk membangun aplikasi menggunakan bahasa native programming dari platform khusus. Biasanya, pengembangan teknologi menggunakan aplikasi mobile dengan high performance dan UX (User Experience) yang baik sejak dibuat khusus menyesuaikan dengan perangkat UI (User Interface) yang ditargetkan. Meskipun aplikasi native bisa mengakses seluruh fitur dan operating system dari satu perangkat, codebase, dan teknologi ini bisa digunakan untuk meningkatkan kebutuhan aplikasi yang perlu dipisahkan antara yang menghasilkan biaya yang lebih tinggi dan sumber daya yang lebih tinggi. Terdapat 2 platform OS mobile utama yang digunakan untuk membuat aplikasi native:

    • Android

      Android dibentuk oleh Android, Inc. sebelum berada dibawah naungan Google pada tahun 2005 dan dirilis resmi di publik pada tahun 2008. Aplikasi native pada platform Android dibangun menggunakan Android Software Development Kit (SDK) dengan Java sebagai bahasa programnya. Pada 2017, Google memperkenalkan Kotlin sebagai alternatif bahasa program untuk Android. Kotlin lebih unggul daripada Java karena Kotlin menyederhanakan baris kode sambil mengelola untuk mengembangkan aplikasi yang lebih efisien. Kotlin juga bisa digabungkan dan dikombinasikan dengan the library atau bahasa program Java.

    • iOS

      iOS dikembangkan oleh Apple, Inc. dan dirilis ke publik pada tahun 2007. Aplikasi native di iOS biasanya dibentuk dengan menggunakan iOS Software Development Kit (SDK) dengan Obj-C sebagai bahasa programnya. Pada 2014, Apple mengenalkan Swift sebagai bahasa alternatif program untuk iOS yang mengungguli pendahulunya, Obj-C. Serupa dengan kemampuan Kotlin dengan Java pada platform Android, Swift terbukti lebih efisien dalam membangun sebuah aplikasi karena kesederhanaan membentuk baris kode.

      Suitmedia, digital agency Jakarta telah berhasil membangun beberapa aplikasi native untuk Android dan iOS sejak 2012 seperti Bukalapak, Rumah Zakat-Sharing Happines, Mister Aladin, Sampoerna, Astra, BCA, dan lainnya.

  2. Cross-Platform

    Cross-Platform membentuk sebuah aplikasi dengan menggunakan single base code untuk diimplementasikan dalam berbagai platform. Cross-Platform disusun dengan menggunakan native engine yang berarti kualitas aplikasi menyerupai aplikasi asli.

  3. Hybrid

    Hampir sama dengan Cross-Platform, Hybrid adalah teknologi yang digunakan untuk membentuk single base code untuk diimplementasikan dalam platform yang beragam. Bahasa program ini menggunakan HTML5, CSS, dan JS. Hybrid lebih unggul dalam aspek keuangan dan usaha pembentukan, tetapi ini juga mengindikasikan bahwa aplikasi yang dibentuk menggunakan Hybrid tidak bisa serasi dengan kualitas dari aplikasi asli.

  4. PWA

    PWA (Progressive Web Apps) adalah pengembangan aplikasi mobile dalam bentuk kelanjutan dari aplikasi yang sudah ada sebelumnya. Dengan PWA, aplikasi mampu menyediakan fitur-fitur offline, push notifications, dan serupa dengan UX di aplikasi native. PWA juga bisa mengakses beberapa fungsi perangkat meskipun terbatas untuk kamera, GPS, dan data-data. PWA dapat diakses melalui home screen setiap OS tanpa harus menginstal. Kelemahan dari PWA adalah keterbatasan dalam mengakses perangkat fungsional seperti kontak, SMS, dan Task Scheduling. PWA juga mungkin mengalami masalah persetujuan saat didistribusikan melalui iOS App Store karena menggunakan HTML dan JS.

Itulah dia, empat perbandingan aplikasi terkenal dan teknologi mobile development terkini. Sesuaikan kebutuhan pekerjaan anda dengan perangkat yang akan anda pilih berdasarkan pertimbangan yang telah diberikan.