Dekade terakhir ini, dunia bisnis dan penjual telah memberikan perubahan yang signifikan hingga saat ini. Bahkan sebelum adanya pandemi, banyak perubahan yang terjadi di penjual-penjual, dari transaksi offline menjadi transaksi online. Terlebih lagi, terdapat perubahan besar dalam e-commerce selama pandemi global karena adanya perubahan perilaku pelanggan. Pandemi Covid-19 telah menyebabkan industri perhotelan tidak dapat dibenahi, tetapi disisi lain, sektor tersebut menggunakan perkembangan e-commerce sebagai jalan pintas.

Saat ini, e-commerce sebagai kunci untuk bisnis digital yang akan mempengaruhi pertumbuhan bisnis di masyarakat. Terkait adaptasi ini, penjual harus menyadari jenis tantangan yang harus mereka hadapi untuk mengembangkan e-commerce beserta mobile development selama pandemi. Bahkan, mereka harus menemukan dan mengukur teknik terbaik untuk meningkatkan efektifitas e-commerce. Lalu, apa saja tantangan yang dihadapi e-commerce dan bagaimana cara meningkatkan efektifitas e-commerce di tengah pandemi Covid-19?

Tantangan untuk e-commerce:

  1. Logistik
    Pernahkah anda mengalami pelayanan pengantaran yang buruk dari berbelanja online? Pembeli memang sering mengalami masalah sistem pengiriman seperti periode pengiriman yang melewati estimasi pengiriman atau kesulitan dalam melacak lokasi barang. Ini dikarenakan pandemi Covid-19 yang menambah beberapa masalah di operasi logistik. Pertama, beberapa pemerintah setempat menerapkan lockdown untuk beberapa daerah yang berbahaya. Kedua, pelayanan logistik lainnya juga mengalami kesulitan seperti menjangkau lokasi yang berada jauh dari pusat kota.
  2. Sedikitnya permintaan barang
    Terdapat banyak sektor bisnis yang terdampak dari situasi pandemi global seperti bisnis pakaian dan kecantikan, elektronik, otomotif, dan lainnya. Dampak ini menimbulkan banyak barang tertentu yang mengalami penurunan permintaan selama pandemi seperti pakaian formal, kosmetik, handphone, dan masih banyak lagi.
  3. Kecerdasan operasional
    Operasional adalah bagian yang paling penting dari sistem e-commerce. Selama aturan work-from-home dan pembatasan work-from-office, tim operasional yang bertanggung jawab dalam mempersiapkan barang yang dipesan harus gesit dari memastikan pembayaran, menyetok barang, mengemas barang, dan pengiriman barang ke pelanggan dengan sumber daya yang terbatas.

Cara meningkatkan efektifitas e-commerce:

  1. Menjalin kemitraan dengan pelayanan pengiriman
    Memperhatikan masalah pengiriman dalam sistem e-commerce, terdapat satu cara untuk memperbaikinya yaitu, menjalin hubungan kemitraan dengan beberapa pelayanan pengiriman. Penjual yang ingin membenahi masalah logistik harus menemukan pelayanan logistik yang cocok dan terbaik untuk jenis bisnis tertentu. Pilih mitra logistik yang sudah memiliki jangkauan luas dan sistem yang baik untuk membantu pelanggan dalam melacak lokasi pesanan.
  2. Perbanyak barang yang dibutuhkan selama pandemi
    Beberapa barang yang dijual mungkin mengalami penurunan permintaan karena terdampak pandemi. Meskipun demikian, pedagang tetap memiliki kesempatan untuk meningkatkan efektivitas penjualan dengan memperbanyak barang yang permintaannya tinggi selama pandemi. Sebagai contoh, penjual pakaian dan sektor kecantikan yang sangat terdampak harus berpikir untuk menjual masker dan hand sanitizer. Toko elektronik harus mempertimbangkan dengan menjual produk penetral udara daripada handphone. Dengan cara tersebut, produk-produk akan terjual menyesuaikan dengan permintaan pelanggan selama pandemi.
  3. Kinerja yang cepat
    Dengan mekanisme pembelian dan pemilihan metode pembayaran serta pengiriman yang cepat, e-commerce harus memiliki kinerja yang cepat juga dalam mempersiapkan dan mengirim barang guna memberikan pengalaman terbaik ke pelanggan. E-commerce harus memahami jalan yang paling efektif dalam pembagian sumber daya selama peraturan pembatasan tenaga kerja masih berlangsung.

Dengan mengetahui segala tantangan dan cara meningkatkan efektifitas dari e-commerce selama pandemi, e-commerce dapat mengatasi tantangan tersebut dan mengubahnya menjadi kesempatan dan menghasilkan penjualan yang baik.

Penulis: Ira Saridewa Rinjani (Account Manager)