E-commerce tracking adalah cara cerdas untuk menjual secara online agar bisnis Anda tetap berjalan dan membantu Anda mendominasi konsumen dengan lebih mudah. Saat ini, lebih dari 20 juta bisnis e-commerce tersebar di seluruh dunia. Jumlah ini jelas tidak sedikit dan akan terus bertambah setiap tahunnya. Dengan kata lain, persaingan untuk toko online semakin ketat dari waktu ke waktu. Oleh karena itu, toko online harus memantau kinerja mereka secara ketat dengan e-commerce tracking. Pesaing dapat menyalip Anda kapan saja, sehingga jangan kompromikan kualitas toko Anda dalam keadaan apapun. 

Apa itu E-Commerce Tracking?

E-commerce tracking adalah berbagai inisiatif untuk melacak dan mengevaluasi perkembangan toko online (e-commerce). Tujuannya adalah untuk mengetahui seberapa akurat atau optimal kinerja toko online Anda.

Tracking hanya dapat dilakukan setelah olshop diatur atau telah beroperasi selama jangka waktu tertentu. Contohnya, sebuah olshop telah menyiapkan berbagai tips untuk menjual buku terlaris online untuk pemula, sekarang saatnya untuk mengevaluasi dan melacak prosesnya.

Pelacakan atau penilaian dapat memberitahu Anda banyak hal, terutama yang tidak Anda ketahui tentang toko tersebut. Misalnya, tingkat keamanan sebuah toko, pembaruan aplikasi atau situs web yang diperlukan, dan batasan konsumen saat berbelanja.

Selain itu, pelacakan online semakin mudah untuk dilakukan. Berbagai alat gratis dan berbayar dapat digunakan untuk melacak kinerja olshop, salah satunya adalah Google Tag Manager.

E-commerce Tracking pada Google Tag Manager

Google Tag Manager memudahkan untuk menambahkan kode ke situs web Anda. Platform ini menyediakan antarmuka yang memungkinkan Anda menambahkan tag dalam beberapa langkah mudah sehingga Anda tidak perlu berpikir terlalu lama tentang JavaScript. Pada dasarnya, Google Tag Manager memudahkan untuk menambahkan, mengubah, dan menghapus tag di situs web Anda.

Tiga bagian utama dalam Google Tag Manager adalah:

  • Tag: Serangkaian kode (kebanyakan JavaScript) yang ditambahkan ke situs web.
  • Pemicu: Menentukan kapan dan di mana tag tersebut ditambahkan. 
  • Variabel: Menerima atau menyimpan informasi untuk digunakan dalam tag dan pemicu.

Mengapa Harus Melakukan Tracking pada Google Tag Manager?

  1. Pelacakan Google Tag Manager sangat membantu kita dalam beberapa hal berikut, antara lain:
    • Menghitung Nilai Sesi/Halaman
    • Melihat pengunjung/sumber lalu lintas yang paling efisien untuk situs web Anda
    • Melihat media yang paling produktif
    • Versi e-niaga lanjutan untuk menganalisis produk, kupon, afiliasi, dan perilaku pengunjung paling populer selama proses pembayaran.
  2. Gratis
    Semua fitur Google Tag Manager bebas digunakan. Fitur peran akun dan pengguna, aturan pengaktifan tag, dan tag yang didukung (tag Google, pihak ketiga, dan HTML khusus) cukup menarik.
  3. Anda dapat melakukannya sendiri tanpa mengkhawatirkan developer
  4. Mudah digunakan dengan Google Analytics
    Google Tag Manager memudahkan penerapan beberapa fitur Google Analytics yang paling kompleks, seperti Pelacakan ID Pengguna. Google Tag Manager juga dapat membantu dengan beberapa masalah Google Analytics yang lebih umum yang dihadapi banyak orang, yaitu yang mencakup dimensi khusus, pelacakan lintas domain untuk beberapa situs web yang dilacak bersama di Google Analytics, dan enhanced e-commerce lanjutan yang memerlukan kolaborasi developer.

Untuk lebih meningkatkan performa bisnis online Anda, digital agency dapat membantu bisnis serta brand Anda. PT. Suitmedia Kreasi Indonesia sebagai sebuah full-service digital agency Indonesia dan digital agency Jakarta yang melakukan transformasi digital melalui strategi, pengembangan produk, dan komunikasi kreatif untuk bisnis dan brand Anda.


Penulis: Erick Jermias Lalihatu (Software Engineer)