Saat mengunjungi sebuah website toko online, company profile, dan portal berita, kita akan menemukan banyak jenis konten di dalamnya seperti foto, video, atau artikel. Untuk mengelola seluruh konten di website, dibutuhkan sebuah sistem yaitu Content Management System atau CMS. CMS adalah software yang digunakan untuk mengubah, mengelola, dan mempublikasikan konten di website. Karena kemudahanya, CMS digunakan oleh banyak kalangan seperti perorangan, organisasi, instansi, perusahaan, dan digital agency. Baik itu digital agency berskala nasional seperti digital agency Indonesia maupun digital agency berskala lokal seperti digital agency Jakarta. 

CMS memberikan kemudahan dalam pengelolaan website, antara lain:

  1. Membuat Pengelolaan Konten lebih Praktis
    Fungsi utama CMS adalah untuk memastikan pengelolaan konten menjadi lebih fleksibel, mudah, dan cepat. Manajemen konten menjadi lebih baik dengan adanya CMS karena terdapat masing-masing menu untuk setiap pengelolaan halaman dan postingan di website.
  2. Membantu dalam berkolaborasi
    Suatu website bisa saja dikelola oleh banyak orang. Misalnya, website toko online dikelola oleh digital agency yang didalamnya terdapat responsibility berbeda-beda. Ada yang bertugas mengelola halaman produk, menulis artikel tentang toko atau produk, membalas review, menjawab komplain pembeli, dan lain-lain. Dengan banyaknya kolaborasi yang dibutuhkan, CMS dapat menentukan role atau peran setiap akun seperti editor, contributor, viewer, dan lain-lain. Dengan demikian, setiap orang hanya dapat mengakses bagian yang menjadi tanggung jawabnya sendiri.
  3. Memiliki Tampilan yang User-Friendly
    Manfaat selanjutnya dari CMS adalah tampilannya yang user friendly akan mempermudah pengguna yang tidak memiliki kemampuan teknis atau pemula dalam hal-hal yang berkaitan dengan pengelolaan konten.
  4. Memudahkan Proses Analisis Data
    Data–data yang sudah diinput dalam CMS akan lebih mudah untuk dianalisis. Hal ini dikarenakan CMS dilengkapi fitur untuk mengambil data berupa report. Data tersebut dapat digunakan pengguna untuk mempermudah dalam mengambil keputusan. Misalnya, dengan adanya report penjualan barang pada CMS, pihak toko online dapat mengetahui produk yang paling banyak dibeli dan produk yang paling sedikit dibeli. Dengan demikian, toko online dapat menentukan strategi bisnis mereka dan mengambil keputusan yang tepat untuk meningkatkan keuntungan penjualan mereka.
  5. Memudahkan Proses Maintenance
    Ketika mengelola website, tak jarang pengelola website ingin mengubah struktur website, seperti mengubah desain, menambah fitur, mengubah flow website, dan lain-lain. Jika tidak menggunakan CMS, proses maintenance akan memakan waktu yang sangat lama karena memiliki banyak data. CMS dapat mengurangi kerusakan dan risiko yang mungkin terjadi selama proses maintenance.

Dengan banyaknya manfaat yang ditawarkan dalam pengelolaan website, CMS harus disesuaikan dengan kebutuhan website agar dapat digunakan secara maksimal. Jika anda berencana untuk mulai mengelola website dengan CMS, ada beberapa hal yang perlu diperhatikan, yaitu jenis atau tipe website yang hendak dibuat, desain yang diinginkan, fitur yang dibutuhkan, dan jumlah biaya yang harus disiapkan. Untuk strategi terbaiknya anda bisa melakukan konsultasi dengan digital agency Indonesia yang akan sangat membantu.


Penulis: Jessycha Royanti Tampubolon (System Analyst)