Saat melakukan metode UX Research, kita akan lebih mampu untuk memberikan solusi terbaik kepada pengguna dikarenakan kita menemukan dengan tepat apa yang mereka butuhkan, terutama jika sedang merancang UX design pada web development. Ada banyak jenis metode yang bisa dilakukan untuk UX Research yang nantinya akan disesuaikan dengan kebutuhan data yang diperlukan, salah satu contohnya seperti melakukan interview ataupun menguji desain yang kita miliki. Namun, sebelum melakukan metode tersebut. Anda perlu mengetahui tahapan apa saja yang perlu kita lakukan saat melakukan UX Research, diantaranya sebagai berikut:   

Penelitian yang baik dimulai dengan sebuah rencana

Research plan adalah kunci yang perlu kita lakukan sebagai indikator yang dapat membantu kita menjalankan metode ini dengan baik. Dengan adanya perencanaan dapat membantu menyelaraskan kepentingan dari stakeholders yang terlibat, sehingga memastikan semua orang memiliki pandangan yang sama terkait objektif, tujuan, ruang lingkup proyek, ataupun timeline. Saat membuat sebuah perencanaan ada beberapa faktor yang perlu diperhatikan yaitu:

  • Temukan rumusan masalah, dengan menjelaskan tentang proyek tersebut dan memberikan informasi latar belakang tentang proyek tersebut.
  • Identifikasi tujuan Anda, dapat membantu Anda menentukan ruang lingkup proyek, pertanyaan yang harus Anda jawab, dan juga apa yang harus dilakukan.
  • Memastikan dan merekrut responden yang terlibat, akan menggambarkan dengan siapa nantinya kita akan menggali lebih dalam informasi yang ingin kita dapatkan.
  • Penetapan waktu, membuat estimasi berapa lama proyek penelitian akan berlangsung dan kapan temuan dapat diharapkan.

Melakukan perumusan hipotesis

Setelah menemukan rumusan masalah, langkah selanjutnya adalah merumuskan hipotesis Anda sendiri. Hipotesis adalah pernyataan teoritis dalam memecahkan hubungan logis antara variabel. Bagaimana pandangan Anda dan stakeholder terhadap masalah yang telah dirumuskan, tapi hal ini tidak menjadi acuan sepenuhnya dikarenakan nantinya akan terdapat data tambahan yang lebih presisi dikarenakan kita langsung mendapatkannya dari pengguna terkait apa yang sebenarnya mereka butuhkan.

Menentukan metode yang sesuai

Pada setiap tahap dalam proses desain, metode UX yang berbeda dapat menjaga upaya pengembangan produk di jalur yang benar, sesuai dengan kebutuhan pengguna yang sebenarnya dan bukan yang imajiner. Seringkali kita dihadapkan dengan pertanyaan “metode apa yang tepat kita gunakan untuk suatu proyek tertentu ?” hal ini tentunya sangat berkaitan dengan perencanaan yang Anda sudah lakukan sebelumnya, dan dari sanalah kita dapat mengetahui metode apa yang tepat akan digunakan untuk tahap proses dalam desain. Perlu diketahui ada dua kategori dan dua pendekatan  UX Research yaitu:

  • Kualitatif, untuk mencari why factor dengan mendapatkan pemahaman mendalam tentang mengapa pengguna melakukan apa yang mereka lakukan. Dan Kuantitatif, untuk mencari what factor mengumpulkan data terukur tentang apa yang dilakukan pengguna.
  • Serta pendekatan Sikap, Anda mendengarkan apa yang dikatakan pengguna. Dan Perilaku, Anda melihat apa yang dilakukan pengguna melalui studi observasional.

Ketika Anda menggunakan campuran penelitian kuantitatif dan kualitatif serta campuran pendekatan sikap dan perilaku, Anda biasanya bisa mendapatkan pandangan yang paling jelas tentang masalah desain. Untuk saran metode yang digunakan pada suatu tahapan desain, kita bisa melihat identifikasi yang sudah dilakukan oleh Nielsen dengan pembagian 4 tahap proyek : discover, explore, test, listen.

Lakukan, mulai UX Research Anda

Setelah semua persiapan telah dilakukan, Anda dapat langsung melakukan metode yang sudah ditentukan sebelumnya. Setiap metode tentunya memiliki pendekatan yang berbeda -beda. Namun, kunci utama yang harus diperhatikan saat menghadapi pengguna adalah menimbulkan sikap empati. Sikap yang dapat kita lakukan adalah mengesampingkan asumsi sendiri untuk melihat sesuatu dari sudut pandang orang lain. Ada beberapa tips yang bisa kita lakukan seperti fokus dan relevan dengan apa yang Anda coba pahami, menjadi pendengar yang baik, fleksibel, serta dapat mengartikan sikap pengguna dengan baik. 

Mengatur dan menganalisis hasil

Saat data yang diperlukan sudah dikumpulkan, selanjutnya Anda dapat melakukan analisis dari data dan informasi yang ditemukan. Serta juga dapat mempersiapkan dokumen untuk dibagikan dan dipahami bersama dengan stakeholder. Menentukan format dan media yang paling efektif untuk membagikan temuan penelitian Anda, akan bergantung pada saluran komunikasi pilihan yang akan digunakan. Misalnya, jika stakeholder paling mudah menerima diskusi langsung, Anda dapat mengatur presentasi lengkap. Jika Anda memiliki beberapa cuplikan video yang bagus, Anda dapat menampilkannya.

 Penyampaian sangat mempengaruhi bagaimana para stakeholder menangkap informasi yang disampaikan yang tentunya menjadi salah satu faktor kesuksesan sebuah web development Namun, tahapan UX Research yang berlangsung tidak sampai sana saja. Anda tetap harus memastikan hasil desain sudah sesuai dengan data riset yang sudah dilakukan. Dan ketika stakeholder membutuhkan data tambahan tahapan UX Research akan kembali ke poin awal yaitu menentukan perencanaan dan metode.


Penulis: Giwang Qulsum (Senior Designer)