Bagi para digital marketer, LinkedIn Ads merupakan strategi yang tepat untuk menjangkau pasar B2B atau para pembuat keputusan (decision makers) di suatu perusahaan. Khususnya, target market B2B dengan B2C sangatlah jauh berbeda. LinkedIn mempunyai jaringan profesional yang luas dimana pemasar bisa menargetkan berdasarkan jabatan, industri perusahaan, jabatan, hingga ukuran perusahaan.
Beberapa manfaat menggunakan LinkedIn Ads adalah penargetan audience yang tepat serta profesional, dimana LinkedIn berisi para pekerja profesional bahkan para pencari kerja. Selain itu, kualitas conversion berupa leads/prospek klien yang dihasilkan di LinkedIn Ads seringkali lebih tepat dan tinggi dibandingkan platform ads lainnya seperti social media ads atau Google ads. Dengan LinkedIn Ads, suatu brand juga dapat meningkatkan kredibilitas serta membangun reputasi merek agar dikenal lebih luas lagi.
Tips Membuat LinkedIn Ads
1. Membuat LinkedIn Campaign Manager
Pastikan brand sudah memiliki halaman LinkedIn/LinkedIn Page. Setelah itu, Anda baru bisa membuat LinkedIn Campaign Manager.
- Pergi ke halaman https://business.linkedin.com/marketing-solutions/
- Klik Get started atau Create ad, maka akan diarahkan ke halaman Campaign Manager
- Masukkan nama yang akan digunakan sebagai LinkedIn Campaign Manager serta mata uang yang digunakan
- Asosiasikan dengan halaman LinkedIn yang dimiliki

2. Klik Create dan Buat Campaign

3. Pilih Objective dari Campaign LinkedIn Ads yang akan Dijalankan

Campaign objective pada LinkedIn Ads dibagi menjadi tiga funnel marketing, yaitu:
- Awareness
Kampanye awareness di LinkedIn bertujuan untuk meningkatkan visibilitas dan jangkauan merek. Fokus kampanye tersebut adalah impression maupun reach. - Consideration
Kampanye yang mendorong audience untuk mengambil tindakan, seperti klik ke website, engagement, video views, serta mengirim pesan sehingga dapat mengetahui lebih lanjut tentang bisnis Anda. - Conversion
Kampanye yang difokuskan agar brand Anda dapat memperoleh prospek/calon klien. Beberapa jenis campaign conversion yaitu mengumpulkan prospek ke formulir yang dibuat, konversi situs web, tindakan download, hingga lamaran pekerjaan.
4. Melengkapi Timeline Campaign

Setelah klik membuat campaign dan memilih objective dari campaign LinkedIn Ads tersebut, maka Anda perlu mengisi nama campaign serta timeline berapa lama ads akan berjalan.
Anda juga dapat menggunakan Budget Optimization di mana LinkedIn akan secara otomatis mendistribusikan anggaran yang Anda miliki ke seluruh campaign dengan kinerja terbaik. Kemudian, Anda akan mendapatkan ROI yang baik pula sesuai dengan strategi bid yang Anda pilih nantinya.
5. Tentukan Target Audience yang akan Dituju
Pada LinkedIn Ads, terdapat beberapa opsi yang bisa digunakan untuk menjangkau audience yang diinginkan. Anda juga dapat melihat estimasi perkiraan audience yang didapatkan.

- Remarketing
Menargetkan audience berdasarkan orang-orang yang sebelumnya telah engage kepada iklan Anda. Beberapa opsi retargeting yaitu menargetkan ulang berdasarkan situs web, video, formulir pendaftaran klien, atau event yang Anda buat di LinkedIn. Selain itu, Anda juga bisa menargetkan list yang sebelumnya telah dimiliki. - Specific Targeting
Menargetkan audience berdasarkan karakteristik seperti lokasi, demografis berupa umur dan jenis kelamin, perusahaan tempat bekerja, skills, industri, job experience, hingga edukasi yang dimiliki.
Baca Juga: Tips, Jenis, dan Langkah Membuat X (Twitter) Ads
6. Tentukan Format Ads yang Digunakan
LinkedIn Ads memiliki banyak format yang bisa dimanfaatkan seperti single image, carousel, video, pesan, event, dan masih banyak lagi. Format tersebut dapat dipilih sesuai kebutuhan iklan Anda.

Format LinkedIn Ads yang tersedia juga akan berbeda-beda tergantung dari objective yang dipilih. Contohnya, ketika memilih objective brand awareness, format ads akan lebih bervariasi dibandingkan dengan objective conversion.
7. Menentukan Parameter yang akan Ditrack
Pada LinkedIn Ads, Anda dapat menentukan parameter event yang dapat Anda track di analytics website Anda. Parameter ini tidak jauh berbeda dengan yang biasanya digunakan pada social media ads.

8. Set Budget dan Strategi Bidding

Budget LinkedIn Ads dapat dipilih sesuai dengan budget yang Anda miliki. Terdapat dua opsi pembelanjaan budget di LinkedIn Ads, yaitu belanja harian (daily budget) atau sepanjang ads berjalan (lifetime budget). Di LinkedIn Ads, Anda bisa memilih menggunakan dua opsi pembelanjaan tersebut (both a daily and lifetime budget).
Selain itu, di LinkedIn Ads terdapat beberapa strategi bidding dan goals sesuai dengan objective yang dipilih. Beberapa strategi bidding yang tersedia, yaitu:
- Maximum Delivery
Strategi bid di mana Anda akan mendapatkan hasil semaksimal mungkin dengan anggaran yang dimiliki. - Cost Cap
Anda akan mendapatkan hasil sebanyak mungkin dengan tetap berada di bawah biaya per hasil maksimum yang diinginkan. - Manual Bidding
Strategi bid di mana Anda mengontrol nilai bid dan menentukan jumlah yang ingin Anda tawar per hasil utama.
9. Membuat Ad Campaign yang akan Dijalankan
Setelah pada level campaign dan campaign group, maka terakhir adalah membuat ads yang akan diterbitkan. Tiap objective biasanya menyertakan link landing page atau destinasi URL yang diinginkan untuk dituju. Selain itu, Anda juga dapat memilih CTA yang di inginkan.

Pada funnel marketing conversion di LinkedIn Ads, biasanya ads yang dapat Anda buat bisa menambahkan formulir yang disesuaikan (tergantung dari jenis ads yang dipilih).
10. Monitor dan Optimasi
Setelah LinkedIn Ads berjalan, tidak boleh hanya dibiarkan begitu saja. Namun, monitoring dan optimisasi perlu dilakukan untuk melihat apakah metrik-metrik pada LinkedIn Ads tersebut sudah memberikan hasil yang maksimal sesuai yang diinginkan atau belum. Optimisasi dapat dilakukan seminggu sekali atau dua minggu sekali tergantung bagaimana performa LinkedIn Ads tersebut.
Itulah 10 tips membuat LinkedIn Ads untuk menjangkau B2B atau target audience lainnya. Selain melalui LinkedIn Ads, Anda dapat mengoptimalkan promosi bisnis melalui digital marketing bersama digital agency.
Sebagai digital agency Indonesia, PT Suitmedia Kreasi Indonesia membantu Anda dalam meningkatkan visibilitas bisnis dan keterlibatan brand Anda melalui digital advertising, creative campaign, social media management, dan influencer marketing. Segera maksimalkan promosi bisnis Anda bersama Suitmedia!




