Youtube Ads Format: Tingkatkan Brand Awareness dan Engagement Bisnis

3 June 2024

Penulis Najmah Faatihah Azizah (Digital Media Planner)

Editor Jessica Patricia (Copywriter)

Youtube Ads Format: Tingkatkan Brand Awareness dan Engagement Bisnis

YouTube merupakan salah satu platform sosial media terbesar yang masih relevan hingga saat ini. Menurut laporan terbaru We Are Social, audiens YouTube di Indonesia menjadi yang terbesar keempat dengan jumlah total 139 juta audiens per akhir tahun 2023. 

Di YouTube, Anda bisa menemukan ataupun berbagi informasi apa saja. Mulai dari hiburan, olahraga, kesehatan, edukasi, hingga berbagai isu sosial terkini. Besarnya potensi di platform ini membuat marketer maupun brand melihat YouTube sebagai peluang untuk meningkatkan brand awareness dan engagement bagi bisnis Anda.

Ditambah lagi, tersedia fitur YouTube Ads yang dapat memfasilitasi para brand dan marketer untuk mengiklankan produk dan menjangkau audiens yang lebih luas.

Apa itu YouTube Ads?

YouTube Ads merupakan layanan periklanan yang disediakan oleh YouTube dan terintegrasi dengan Google Ads, sehingga Anda dapat dengan mudah membuat, mengelola, dan mengoptimalkan kampanye periklanan video langsung dari platform Google Ads.

YouTube Ads dapat menjadi solusi bagi bisnis Anda untuk mencapai audiens yang luas dengan memanfaatkan berbagai opsi penargetan dan pengukuran yang tersedia. Hal tersebut membantu Anda mempromosikan produk, layanan, atau merek dengan lebih efisien kepada audiens YouTube.

Dalam proses pembuatan YouTube Ads tersebut, Anda dapat bekerja sama dengan digital agency untuk memaksimalkan konten iklan yang optimal. Sebagai digital agency Indonesia, Suitmedia menyediakan layanan content creation, creative campaign, digital advertising, dan social media management untuk menunjang Ads bisnis Anda.

Sebelum membuat dan menggunakan YouTube Ads, Anda perlu mengetahui format dan tujuan yang sesuai untuk kebutuhan bisnis.

Jenis-jenis Format di YouTube Ads

  • In-Feed Video Ads
    Jenis iklan ini muncul di homepage YouTube ataupun di search result pages setelah Anda melakukan pencarian.
    1.png
    Tujuan utama dari In-Feed Video Ads adalah menarik perhatian audiens saat sedang menjelajahi konten dan memancing audiens untuk berinteraksi dengan iklan tersebut.
  • Skippable Ads
    Iklan berikut adalah jenis iklan video yang muncul sebelum, selama, atau setelah pemutaran konten video yang dipilih oleh audiens. Skippable Ads memiliki opsi untuk melewatkan iklan setelah 5 detik. 
    2.png
    Pada jenis iklan ini, Anda akan dikenakan biaya iklan ketika audiens menonton iklan video yang ditayangkan selama 30 detik, atau menontonnya sampai habis. Biaya juga dapat dikenakan apabila audiens meng-klik call-to-action.
  • Non-Skippable Ads
    Kebalikan dari Skippable Ads, Non-Skippable Ads adalah jenis iklan yang tidak dapat dilewati oleh audiens. Iklan ini dapat diputar sebelum, di tengah-tengah, atau setelah video yang dipilih dan berdurasi antara 6 hingga 15 detik.
    Untuk memaksimalkan iklan ini, Anda dapat mempertimbangkan relevansi iklan untuk menghindari kejenuhan audiens. Anda juga dapat memanfaatkan perhatian audiens dengan menyisipkan call-to-action pada iklan.
  • Bumper Ads
    Bumper Ads adalah jenis iklan yang durasi penayangannya paling pendek di YouTube Ads, berdurasi 6 detik atau lebih pendek dan diputar sebelum, selama, atau setelah video lain. Audiens tidak memiliki opsi untuk melewati iklan.
    Karena durasinya yang sangat pendek, jenis iklan yang cocok untuk Bumper Ads adalah iklan yang unik dan iconic sehingga mudah melekat di ingatan audiens.
  • Overlay Ads
    Jenis iklan ini berbentuk banner yang terdapat di bagian bawah video yang sedang diputar.
    Overlay Ads muncul tanpa mengganggu pengalaman menonton audiens, tetapi tetap dapat menarik perhatian target audiens. Untuk membuat jenis iklan ini efektif Anda dapat mempertimbangkan pemilihan pesan yang relevan dan pengaturan frekuensi serta lokasi iklan yang tepat.
  • Shorts Ads
    Adapula Short Ads, yaitu jenis iklan pendek yang didesain secara optimal untuk ponsel. Iklan ini muncul di YouTube Shorts dan YouTube Short-Form Video Feed.
    Iklan yang mobile-friendly dan diputar dalam bentuk vertikal full-screen pada layar ponsel dapat membantu meningkatkan engagement kampanye Anda. Untuk penghitungan sebagai tayangan, audiens harus menonton iklan video selama minimal 10 detik atau sampai akhir iklan, jika kurang dari 10 detik.

Baca Juga: YouTube SEO: Tips dan Trik Optimalkan Video untuk Pencarian Youtube

Dengan potensi besar yang ditawarkan YouTube, mengiklankan produk atau jasa di YouTube Ads dapat menjadi pilihan yang tepat untuk meningkatkan brand awareness dan juga engagement bisnis Anda. 

Sebagai tips tambahan, sebelum beriklan di YouTube pastikan Anda sudah menentukan goals dari kampanye iklan yang akan dilakukan, dan galilah kreativitas Anda sedalam-dalamnya untuk menciptakan iklan yang menarik bagi target audiens.

Industry

Related Articles