The Long Ride Home: A Personal Note on Nebengers

6 February 2026

Penulis Anggriawan Sugianto

Editor Editor

The Long Ride Home: A Personal Note on Nebengers

Jakarta was stuck. It was 2013, and the city felt like a giant, breathing lung, choked by its own exhaust. We were young, idealistic, and perhaps a bit naive. We didn't just want to build software; we wanted to see if trust could outrun traffic.

That was our "Social Era."

At Suitmedia, we viewed technology as a form of service, a CSR-led mission to soften a hard city. We birthed two siblings in that humid heat: Kitabisa and Nebengers. While Kitabisa grew to become a skyscraper of hope, Nebengers remained a neighborhood garden. It was built on a simple, beautiful question: What if no seat went empty?

We watched you share your rides. We watched you share your lives. It was a proof of human goodness.

But as any long-distance runner will tell you, the terrain always changes.

The giants arrived. Gojek and Grab made the "Nebeng" spirit a mainstream reality, turning our niche experiment into a national habit. Meanwhile, Suitmedia was evolving, growing into a premier digital consulting firm that now serves 18 different sectors, from the complexity of Financials and Healthcare to the grit of Energy and Education. Our "backpack" has become heavier.

To run the next marathon with the focus our clients deserve, we have to decide what to carry forward.

Today, we are retiring the Nebengers mobile app.

It is a quiet, honest moment of reflection for us. Letting go of a project that holds so much of our early DNA is an act of vulnerability. We are closing this consumer chapter not because it failed, but because its mission has been absorbed by the very world it helped imagine.

We have journeyed from the humble code of a social experiment to the high-scale architectures we now build for major conglomerates and public institutions, proving that the innovation which fueled a carpooling movement can now power the engines of eighteen distinct industries.

Listen to that sound. It is the sound of growth.

We are taking our mobility DNA and moving it into the boardroom. We are now solving the big problems for partners ranging from national conglomerates to State-Owned Enterprises (BUMN) and listed public companies. Our journey continues through:

  • Corporate Fleet Optimization: Helping companies turn their employee shuttles into models of fuel efficiency.
  • Industrial Mobility: Navigating the difficult logistics of remote workforces in mining and plantations.
  • Shared Last-Mile Cargo: Rethinking how goods reach your door for the leaders in retail and FMCG.

To everyone who ever shared a seat: thank you. You were the early believers. You proved that technology is nothing without a human connection.

Nebengers was our heritage. It taught us how to build trust at scale. We now bring that same heart to every enterprise we serve.

The app goes to sleep, but the music of the shared ride continues in everything we build next. Thank you for sharing the road with us.


Jakarta kala itu seolah jalan di tempat. Tahun 2013, kota ini terasa seperti paru-paru raksasa yang sesak oleh polusinya sendiri. Kami masih muda, idealis, dan mungkin sedikit naif. Kami tidak hanya ingin membangun perangkat lunak; kami ingin melihat apakah kepercayaan bisa melaju lebih cepat daripada kemacetan.

Itulah "Era Sosial" kami di Suitmedia.

Kami melahirkan dua saudara di tengah panasnya Jakarta: Kitabisa dan Nebengers. Sementara Kitabisa tumbuh menjadi pencakar langit yang penuh harapan, Nebengers tetap menjadi taman kecil di sudut kota yang teduh. Semuanya berawal dari satu pertanyaan sederhana: Bagaimana jika tidak ada lagi kursi kosong yang terbuang percuma?

Kami melihat Anda berbagi tumpangan. Kami melihat Anda berbagi cerita. Itu adalah bukti nyata dari sebuah kebaikan. Namun, layaknya pelari jarak jauh, kita tahu medan akan selalu berubah.

Raksasa-raksasa itu tiba. Gojek dan Grab mengubah semangat "Nebeng" menjadi realitas sehari-hari. Sementara itu, Suitmedia pun berevolusi menjadi konsultan kreatif digital yang kini melayani 18 sektor industri berbeda, dari kompleksitas Layanan Keuangan dan Kesehatan, hingga ketangguhan sektor Energi dan Pendidikan. "Ransel" yang kami bawa kini terasa lebih berat.

Untuk menempuh maraton berikutnya dengan fokus yang layak didapatkan oleh klien kami, kami harus memutuskan apa yang perlu dibawa terus ke depan.

Hari ini, kami resmi menghentikan operasional aplikasi mobile Nebengers.

Melepas proyek yang menyimpan begitu banyak DNA awal kami adalah sebuah kerentanan. Kami menutup bab B2C ini bukan karena ia gagal, melainkan karena misinya telah menyatu dalam dunia yang dulu hanya bisa kami bayangkan.

Kami telah menempuh perjalanan panjang dari sekadar kode sederhana di sebuah eksperimen sosial, menuju arsitektur berskala besar yang kini kami bangun untuk berbagai grup konglomerat dan lembaga publik, membuktikan bahwa inovasi yang dulu menggerakkan komunitas carpooling kini mampu menggerakkan roda delapan belas industri yang berbeda.

Kami membawa DNA Mobilitas kami ke ruang rapat korporat. Kini kami memecahkan masalah-masalah besar untuk berbagai mitra, mulai dari perusahaan konglomerat nasional, Badan Usaha Milik Negara (BUMN), hingga perusahaan publik (Tbk).

Aplikasi ini mungkin akan berhenti beroperasi, namun musik dari setiap perjalanan yang kita bagi akan terus bergema dalam setiap hal yang Suitmedia bangun selanjutnya. Terima kasih telah berbagi jalan dengan kami.

With gratitude and reflection,

Anggriawan Sugianto

Suitmedia

Related Articles