Wisata menjadi hal yang populer untuk dipromosikan saat bulan Ramadan, sehingga pengusaha sektor pariwisata memanfaatkan momen ini agar masyarakat tertarik mengunjungi tempat wisata yang ada di tempat tujuan mudik. Oleh karena itu, event pariwisata sangat ideal untuk dilaksanakan pada saat bulan Ramadan.
Untuk mempromosikan event pariwisata tersebut, video menjadi media ideal untuk menunjukkannya dengan menarik. Ditambah dengan tren video pendek yang biasa disajikan di aplikasi seperti TikTok, Instagram, dan YouTube. Lalu, bagaimana tips membuat video promosi event pariwisata yang efektif? Simak selengkapnya.
BACA JUGA: 10 Tips Optimalkan Konten YouTube Shorts untuk Industri Pariwisata
Tips Membuat Video Promosi Event Pariwisata
Berikut beberapa tips yang bisa membantu perancangan video promosi event pariwisata Anda, terutama pada saat bulan Ramadan.
- Pahami Jenis Konten Video yang Ingin Dibuat
Jenis konten video juga berpengaruh terhadap gaya bahasa yang ingin digunakan untuk mempromosikan event pariwisata. Berikut beberapa jenis konten video yang biasa digunakan untuk event pariwisata: - Short-Form Content
Jenis konten video berikut paling populer dan tren di media sosial, seperti TikTok dan Instagram. Dengan durasi pendek, video jenis berikut memuat informasi-informasi yang paling penting dalam durasi video sekitar 8 sampai 15 detik. - Cultural and Local Authenticity
Jenis konten video berikut cocok untuk layanan pariwisata yang menawarkan kebudayaan dan otentisitas dari daerah setempat, seperti memperlihatkan kegiatan pembuatan batik di kampung batik, serta memperkenalkan restoran khas daerah. - Influencer and Brand Collaborations
Penggunaan influencer, Key Opinion Leaders (KOL), ataupun brand terkenal juga bisa digunakan dalam bentuk video promosi pariwisata untuk meraih popularitas publik. - Storytelling and Long-Form Content
Dalam bidang pariwisata, jenis konten video berikut dapat disampaikan dengan secara informatif, seperti video dokumenter singkat dalam bentuk vlog pengalaman pariwisata dan panduan menarik dari pengunjung. - Personalized dan Niche Travel Content
Jika ingin mencapai target audiens tertentu, jenis konten video berikut adalah pilihan yang tepat. Contohnya, video wisata camping di gunung untuk penyuka camping, hingga promo wisata umroh untuk wisatawan yang beragama Islam. - User-Generated Content
User-Generated Content merupakan konten yang dibuat oleh pengguna produk. Dalam konteks pariwisata, konten dapat berupa review pemesanan tiket perjalanan melalui platform jasa perusahaan, serta review atau pengalaman di tempat wisata. - Rencanakan Proses Pembuatan Video Secara Terperinci
Sebuah video promosi event pariwisata dibuat untuk menarik wisatawan, sehingga video harus dibuat secara persuasif terutama di bulan Ramadan. Dalam pembuatan video promosi terdapat empat tahapan umum yang dapat dilaksanakan, berikut tahapannya: - Concepting
Penentuan konsep menjadi tahap awal yang paling penting dalam pembuatan video. Pastikan konten yang dibuat tidak menyinggung pihak-pihak dengan suku, ras, dan agama tertentu. Muatan informasi yang disampaikan sebaiknya dibuat secara ringan dan mudah dicerna sehingga audiens tertarik dengan wisata yang dipromosikan. - Storyboarding
Storyboarding bertujuan untuk merencanakan hal teknis yang diperlukan sebelum shooting, serta memastikan keperluan video yang diambil apakah sesuai dengan hasil video promosi yang diinginkan. Storyboard berisi; pemain, waktu, tempat shooting, gambaran video, aset, penentuan gaya dan arah video, durasi, serta dialog yang diucapkan per adegan. - Production (Shooting)
Proses produksi bergantung pada storyboard yang rinci untuk kelancaran pengambilan gambar, yang dibagi berdasarkan scene dan shot. Namun, disarankan untuk merekam berbagai alternatif di luar storyboard, seperti variasi angle, dialog, ekspresi, dan latar. Alternatif ini berguna sebagai aset pendukung, mengisi kekosongan, atau menggantikan adegan yang kurang sesuai. - Editing
Editing adalah tahap akhir dalam pembuatan video, di mana aset yang telah diproduksi disusun dan disunting secara digital agar menjadi video promosi yang menarik. Proses ini disesuaikan dengan kemampuan editor dan tingkat kompleksitas video. Sebelum finalisasi, testing dan review dilakukan untuk meningkatkan efektivitas serta menemukan ide yang lebih sesuai. - Perhatikan Visualisasi dan Tematik Video
Visualisasi yang baik akan membuat audiens tertarik dalam menonton video promosi dan memperkuat pesan yang ingin disampaikan, terkhususnya untuk event pariwisata di bulan Ramadan. Video event pariwisata di bulan Ramadan harus mencerminkan suasana khas, seperti kekeluargaan dan perdamaian, serta menampilkan destinasi wisata yang menarik untuk melepas penat saat liburan. Contohnya, promosi tempat wisata yang cocok untuk acara silaturahmi keluarga dan ramah untuk segala umur. Selain itu, Anda dapat menambahkan subtitle, teks, dan gambar agar memperjelas pesan promosi dan meningkatkan daya tarik video promosi.
Kesimpulan
Demikian tahapan penting dan tips yang bisa diterapkan untuk produksi video event pariwisata di bulan Ramadan. Dari berbagai penjelasan diatas, hal yang paling penting dalam pembuatan video promosi adalah tujuan pembuatan video, perencanaan video yang matang, serta evaluasi konten video sebelum publikasi.
Untuk membuat video promosi event pariwisata di bulan Ramadan yang maksimal, Suitmedia Digital Agency siap membantu Anda dengan layanan Motion & Videography. Sebagai digital agency Indonesia, Suitmedia menghadirkan video yang tidak hanya menarik secara visual, tetapi juga efektif dalam promosi event wisata Anda melalui pengembangan konsep, video production, hingga motion graphics. Mari mulai proyek video promosi event wisata Anda bersama kami!




