Metode Card Sorting untuk Langkah Keberhasilan UX

14 May 2024

Penulis Amelia Puspita Wardani (Web UI/UX Designer)

Editor Jessica Patricia (Copywriter)

Metode Card Sorting untuk Langkah Keberhasilan UX

Salah satu hal yang tidak bisa dipisahkan dalam tahapan membuat desain produk adalah fase riset pengalaman pengguna (UX Research). Dalam proses penemuan riset informasi, banyak metode yang dapat digunakan untuk memperoleh temuan berharga sehingga proses UX research akan lebih efisien. Metode yang paling umum digunakan adalah metode card sorting. Penerapan metode card sorting digunakan untuk mengelompokkan informasi berdasarkan kategori yang sama.

Cara kerja card sorting cukup sederhana, peserta diskusi dapat menuliskan temuan-temuan ke dalam kartu. Selanjutnya, kartu yang terkumpul akan disortir berdasarkan kesamaan informasi. Metode ini memungkinkan UX designer untuk mengumpulkan ide dan konsep sesuai dengan kebutuhan pengguna.

Pentingnya Card Sorting dalam UX

Saat merancang desain produk digital seperti situs web, seringkali UX designer bingung akan apa yang seharusnya termuat dalam sebuah halaman (apa yang menurut designer baik belum tentu mudah bagi pengguna). Oleh karena itu, metode card sorting sangat dibutuhkan.

Card sorting dapat memberikan wawasan tentang pengelompokan item serta navigasi yang terstruktur. Selain itu, card sorting juga dapat digunakan untuk mengevaluasi Information Architecture (IA) dari sebuah situs. Informasi yang diperoleh dari hasil card sorting inilah yang nantinya dapat digunakan UX designer untuk membangun situs yang intuitif dengan navigasi yang mudah.

Untuk melakukan metode ini, Suitmedia Digital Agency dapat membantu Anda dalam menentukan desain produk terbaik. Dengan layanan UX & Market Research serta UI/UX Design, Suitmedia memberikan solusi dan hasil optimal untuk riset produk digital Anda.

Tipe Card Sorting Berdasarkan Kategorinya

Jenis card sorting sangat beragam, penggunaannya pun juga berbeda-beda tergantung kebutuhan dan hal apa yang ingin dicapai oleh UX designer. Berikut ini adalah rangkuman beberapa jenis card sorting yang sudah dikelompokkan dalam kategori tertentu:

  1. Berdasarkan Cara Pengumpulan Informasi
    • Open Card Sorting
      Tipe open card sorting mengharuskan peserta untuk menulis informasi dan membuat label kategori sendiri. Selanjutnya, peserta diminta untuk mengategorikan informasi ke dalam kelompok yang sama. Metode ini memungkinkan peserta untuk mendapatkan wawasan baru tentang cara pengguna mengelompokkan informasi tanpa arahan yang terlalu spesifik.
      1.png
    • Closed Card Sorting
      Berbeda dengan open card sorting, pada metode ini peserta diminta untuk menyesuaikan kartu dengan kategori-kategori yang sudah ditetapkan sebelumnya. Penggunaan metode closed card sorting berguna untuk mengukur sejauh mana peserta dapat memahami dan mengikuti struktur yang telah ditetapkan.
      2.png
    • Hybrid Card Sorting
      Sesuai namanya, jenis ini merupakan gabungan dari metode yang telah disebutkan diatas. Peneliti memberikan beberapa informasi kepada peserta untuk dikategorikan, namun peserta juga diberi kebebasan untuk menuliskan informasi dan kategori sendiri. Meskipun metode ini kurang direkomendasikan oleh beberapa ahli, Anda dapat mempertimbangkannya apabila ingin melakukan validasi beberapa informasi yang sudah dirumuskan sebelumnya kepada peserta.

Baca Juga: Mengenal Wireframe, Kerangka dalam Desain UI/UX

  1. Berdasarkan Interaksi
    • Moderated Card Sorting
      3.png.jpg
      Pada metode ini, sesi card sorting dipandu oleh seorang moderator yang bertugas memimpin jalannya diskusi, menjelaskan instruksi, dan memberikan arahan kepada peserta. Metode ini sangat tepat digunakan jika Anda ingin mendapatkan informasi dalam bentuk kualitatif.
    • Unmoderated Card Sorting
      4.png.jpg
      Berbeda dengan metode sebelumnya, unmoderated card sorting dijalankan tanpa adanya pemandu. Masing-masing peserta memiliki kendali penuh atas waktu dan cara menjalankan card sorting tanpa adanya pengaruh atau arahan langsung dari pihak luar. Metode ini biasanya sering dikombinasikan dengan metode remote card sorting, dimana instruksi biasanya diberikan melalui platform online kemudian sesi card sorting dijalankan sebagaimana mestinya.
  2. Berdasarkan Media
    • In-Person Card Sorting
      5.png.jpg
      Metode ini merupakan metode card sorting yang paling kolaboratif. Peserta diharuskan untuk berkumpul dalam ruangan yang sama dan menuliskan ide-idenya ke dalam kartu fisik, selanjutnya ide-ide tersebut dikelompokkan dalam kategori yang selaras.
      Sesuai dengan sifat kolaboratifnya, dalam metode ini sangat memungkinkan diskusi dan tukar pikiran antar peserta terjadi, hal inilah yang memungkinkan Anda sebagai designer bisa mendapatkan informasi menarik yang tidak terduga selama diskusi berlangsung.
    • Remote Card Sorting
      6.jpg
      Metode ini memungkinkan peserta untuk mengurutkan kartu secara mandiri di komputer masing-masing melalui platform card sorting digital. Karena dapat dilakukan tanpa harus bertemu langsung, metode remote card sorting menjadi metode yang paling fleksibel secara waktu maupun lokasi. Hal ini tentunya menguntungkan seorang UX Designer dalam mengumpulkan data responden yang lebih beragam secara geografi. Namun, perlu diingat bahwa komunikasi dan pemahaman yang tepat antara peneliti dan peserta sangat penting untuk memastikan bahwa instruksi dan tujuan card sorting dipahami dengan jelas.

Langkah-langkah Card Sorting untuk Keberhasilan UX

  1. Tentukan Tujuan dan Target Penelitian
    Saat menjalankan fase ini, Anda bisa berkomunikasi dengan stakeholder untuk menentukan tujuan apa yang ingin dicapai dalam penelitian sehingga target responden bisa ditentukan dengan mudah.
    Contoh:
    Sebuah perusahaan kosmetik ingin meluncurkan website, dari sekian banyak produk yang dimiliki, perusahaan tersebut bingung produk mana yang perlu ditonjolkan pada homepage website. Oleh karena itu, tujuan penelitian untuk mengetahui skala prioritas penggunaan produk kosmetik pada pembeli. Berdasarkan informasi ini, selanjutnya Anda dapat menentukan target penelitian yang sesuai dengan tujuan tersebut.
  2. Tentukan Metode
    Seperti yang sudah dijelaskan sebelumnya, ada banyak sekali metode card sorting yang bisa digunakan. Dalam hal ini, pilihlah metode yang paling sesuai dengan tujuan penelitian. Apakah ingin mendapatkan responden yang lebih beragam dari segi geografis? Atau sasaran responden dalam lingkup yang lebih kecil? Faktor-faktor seperti inilah yang perlu dijadikan salah satu pertimbangan sebelum memilih metode tertentu agar proses UX research berhasil.
  3. Persiapkan Semua Kebutuhan
    Setelah berhasil menemukan metode yang sesuai, selanjutnya persiapan card sorting bisa dimulai. Jika sudah memutuskan untuk memilih metode closed card sorting, artinya Anda harus menyiapkan beberapa kartu berisi informasi yang sudah disusun sebelumnya. Jika memilih metode In-Person card sorting, jangan lupa siapkan ruangan dan alat-alat yang mendukung sesi card sorting seperti sticky notes, alat tulis, dll.
  4. Lakukan Uji Coba
    Sebelum benar-benar melaksanakan sesi card sorting, ada baiknya uji coba dilakukan untuk meminimalisir kegagalan saat sesi card sorting dijalankan. Menurut Vaida Pakulyte, seorang UX Designer di Electrolux, uji coba sebelum menjalankan card sorting sangat direkomendasikan untuk memastikan semua langkah-langkah berhasil. Anda bisa meminta bantuan teman, saudara, atau beberapa orang responden sebagai sampel untuk melakukan uji coba.
  5. Saatnya Melakukan Card Sorting!
    Jika semua kebutuhan sudah terpenuhi, saatnya menjalankan fase yang paling ditunggu-tunggu. Sebelum membuka sesi pastikan semua responden dalam kondisi siap atau bebas dari kendala apapun seperti kendala jaringan, dan sebagainya. Selanjutnya jelaskan tentang bagaimana sesi ini dilakukan dan jalankan sesi card sorting sesuai metode yang dipilih hingga selesai. Terakhir, jangan lupa ucapkan terima kasih kepada responden atas ketersediaannya menjadi peserta card sorting.
  6. Lakukan Evaluasi dan Wawancara Lanjutan
    Meskipun sesi card sorting sudah selesai, tidak ada salahnya untuk melakukan wawancara lanjutan kepada peserta. Hal ini dilakukan untuk mengetahui informasi-informasi baru yang mungkin saja berguna namun tidak tersampaikan pada sesi sebelumnya.
  7. Analisa Data
    7.png
    Hasil dari sesi card sorting biasanya berbentuk visual dalam kelompok tertentu sehingga Anda dapat lebih mudah menganalisa data. Namun, jika data hasil card sorting dirasa masih sulit untuk dianalisis, data dapat dikumpulkan ke dalam format lain seperti tabel diatas. Hal ini akan memudahkan Anda dalam mengetahui persentase prioritas dari masing-masing kartu.

Penggunaan metode card sorting selain berdampak besar dalam keberhasilan UX, juga berdampak pada bertambahnya wawasan Anda sebagai UX designer. Dengan card sorting, Anda bisa mengetahui bagaimana pengguna secara naluri mengategorikan produk Anda. Selamat mencoba!

Related Articles