Implementasi Deep Linking pada Flutter untuk Tingkatkan User Experience

9 May 2024

Penulis Nanda Kista Permana (Flutter Developer)

Editor Helena Faustina Trisunjata (Content Marketing)

Implementasi Deep Linking pada Flutter untuk Tingkatkan User Experience

Flutter merupakan framework yang dikembangkan oleh Google untuk membangun sebuah sistem multi platform dengan sebuah codebase tunggal. 

Dalam pengembangan aplikasi mobile, Flutter mampu mengembangkan sebuah aplikasi Android serta iOS hanya dengan menggunakan satu codebase

Pengembangan aplikasi mobile tidak terlepas dari sebuah user experience. User Experience merupakan tingkat kepuasan pengguna terhadap interaksi antara pengguna dan produk atau sistem. 

Tujuan utama dari sebuah aplikasi adalah interaksi yang lancar antara pengguna dan aplikasi. Semakin nyaman atau puas seorang pengguna, maka semakin bagus user experience yang didapatkan dari aplikasi tersebut. 

Meningkatkan user experience dapat dilakukan dengan berbagai cara, salah satunya adalah dengan memanfaatkan fitur deep linking serta memilih jenisnya dengan tepat.

Apa itu Deep Linking ?

Deep linking merupakan sebuah contextual link yang mengarahkan pengguna ke konten tertentu dalam sebuah sistem. 

Deep link pada aplikasi mobile akan secara otomatis membuka aplikasi mobile daripada mengarahkannya ke web aplikasi sehingga akan memberikan user experience yang lebih baik

1.png

Manfaat Deep Linking

Seamless UX
Memberikan pengalaman pengguna yang lebih baik dengan otomatis membuka aplikasi dan mengarahkan pengguna ke konten tertentu dalam aplikasi. 
Jika aplikasi belum terinstall maupun tidak dapat membukanya, maka pengguna dapat diarahkan ke tautan lain seperti ke website Anda, landing page, ataupun ke Play Store/App Store dari aplikasi.

Increase traffic
Integrasi yang lebih lancar bagi pengguna aplikasi akan meningkatkan kualitas pengalaman pengguna, menaikkan konversi, dan mendorong loyalitas pelanggan.
Selain itu, deep link juga dapat digunakan dalam media pemasaran, email, SMS, referrals, kode QR, onboardings pengguna baru, dan lain sebagainya.

2.png

Personalized App Experience
Deep link dapat membuat targeted URL parameter sehingga Anda dapat membuat user experience yang dipersonalisasi. 
Baik itu berinteraksi dengan pengguna lain, memverifikasi beberapa data, atau bahkan hal spesifik seperti menambahkan item yang tepat ke keranjang mereka. 
Dengan deep link, Anda dapat memberikan kode dan semua logika yang diperlukan untuk membantu pengguna mencapai tujuan mereka di aplikasi dengan minimal effort.

Drive Engagement
Penggunaan deep link terbukti bahwa pengguna akan melakukan aksi dua kali lebih sering pada mobile aplikasi daripada pada web aplikasi dengan konten yang sama.

Baca Juga: Mengenal Cara Kerja Debugging untuk Pengembangan Mobile App

Jenis-jenis Deep Linking

Terdapat beberapa jenis deep links yang tersedia pada Android maupun iOS seperti Custom Schemes, App Link (android), dan Universal Link (iOS)

Namun, untuk user experience yang lebih baik disarankan menggunakan App Link pada Android dan Universal Link pada iOS. 

Beberapa keuntungan App Links dan Universal Link dibandingkan Custom Schemes antara lain: 

Secure dan Specific
Hal ini karena App Link maupun Universal Link lebih secure dan memiliki validasi ownership dari domain sehingga tidak ada aplikasi lain yang memiliki domain yang sama atau akan unik untuk setiap domain aplikasi. 
Hal ini memastikan bahwa saat deep link dijalankan maka hanya akan bisa membuka aplikasi Anda. 

Seamless
Menggunakan satu url http/https untuk konten yang sama di situs web dan aplikasi Anda. 
Jika pengguna belum menginstall aplikasi, maka dapat diarahkan ke website dengan link yang sama. 
Behavior ini tidak dapat diimplementasikan pada custom URL schemes padahal hal ini merupakan user experience yang sangat penting.

Custom Redirection
App Link dan Universal Link memungkinkan Anda untuk mengarahkan pengguna ke tautan yang Anda inginkan baik itu laman website, landing page, maupun Play Store/App Store dari aplikasi.
Sedangkan pada custom scheme, jika pengguna belum menginstall aplikasi Anda maka akan mengarah ke halaman error.

3.png

Familiarity
App Link dan Universal Link menggunakan scheme http/https sehingga pengguna akan lebih familiar sehingga akan lebih cocok jika media deep linking Anda adalah teks dari sebuah link. 
Sebaliknya, custom scheme tidak mendukung scheme http/https sehingga Anda diharuskan membuat scheme yang besar kemungkinan pengguna aplikasi Anda tidak familiar.

Contoh : 
App Link/Universal Link
https://your-domain.com/product/1

Custom Scheme
app://your-domain.com/product/1

Sebagai tautan yang mengarahkan pengguna ke suatu halaman tertentu dalam sebuah aplikasi, deep linking tentunya memberikan pengalaman UX yang lebih baik. Oleh karena itu, implementasi deep linking dalam pembuatan aplikasi bagi brand Anda sangat penting untuk dilakukan. 

Jika masih merasa kebingungan, Anda dapat mempercayakan pembuatan mobile application kepada Suitmedia Digital Agency. Kami selalu siap membantu transformasi digital bagi bisnis Anda melalui strategi, pengembangan produk, dan komunikasi kreatif, khususnya melalui layanan iOS & Android Development. 

Hubungi kami di sini untuk informasi lebih lanjut.

Related Articles